Pengganti Plastik, Daging Kurban Dibungkus Daun Jati
Kepolisian Resort Bojonegoro punya cara lain dalam mengatasi limbah plastik saat Idul Kurban.
Daging kurban kali ini tidak dibungkus dengan plastik tetapi diganti dengan daun pohon jati.
Pada Hari Raya Idul Adha kali ini, Kepolisian Resort Bojonegoro menyembelih delapan ekor sapi
dan 27 ekor kambing. Sapi dan kambing disembelih di Markas Kepolisian Resort di Jalan MH
Thamrin Bojonegoro, Minggu, 11 Agustus 2019. Dari delapan sapi dan kambing yang dipotong
menghasilkan 1.500 bungkus dan semunya dibungkus dengan daun jati.
Usai sapi dan kambing disembelih, nampak puluhan panitia ramai-ramai mengiris dan memotong
daging. Selanjutnya daging tersebut dibungkus daun jati dan dijajar di meja. Sebagian panitia juga
membagikan daging ke sejumlah warga sekitar Polres dan pondok pesantren.
Menurut Kepala Kepolisian Resort Bojonegoro, Ajun Komisaris Besar Polisi Ary Fadeli, selain
ramah lingkungan, daging sapi atau kambing yang dibungkus dengan daun jati bisa lebih awet dan.
“Setidaknya ketika diolah menjadi menu makanan," ujarnya di Markas Polres Bojonegoro, Minggu,
11 Agustus 2019.
Selama ini, daun jati digunakan untuk menggantikan kantong plastik karena lebih ramah lingkungan.
Hal itu bisa ditemui di warung-warung makan, dan sebagian restoran yang menyajikan menu
makanan khas dibungkus daun jati. Termasuk juga acara-acara hajatan dimana makanan khas
Bojonegoro, seperti nasi buwuhan juga dibungkus daun jati.
Kapolres Ary Fadli menjelaskan pihaknya sengaja menggunakan daun jati untuk pembungkus
sebagai salah satu upaya untuk mendukung program pemerintah mengurangi sampah plastik. Yaitu
menggunakan daun jati sebagai pembungkus daging kurban dan upaya meminimalisir sampah
plastik. Karena jika menggunakan kantong plastik justru menyisakan sampah yang sulit didaur
ulang. ”Kita minimalisir sampah plastik untuk program ramah lingkungan ,” jelasnya.
Di Bojonegoro, bukan perkara sulit untuk mendapatkan daun jati. Maklum areal hutan di kabupaten
ini, cukup luas. Data di Badan Pusat Statistik Provinsi Jawa Timur menyebutkan, luas hutan di
Kabupaten Bojonegoro 95.800 hektare. Dengan rincian, hutan lindung seluas 1457 hektare dan
hutan produksi seluas 94.343 hektare. Areal hutan di Bojonegoro sebagian terbagi di Kesatuan
Pemangkuan Hutan Bojonegoro dan Kesatuan Pemangkutan Hutan Parengan.
Selain itu Pemerintah Kabupaten Bojonegoro juga tengah menggalakkan potensi lokal. Makanya
Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Bojonegoro meminta ke pengusaha hotel dan juga restoran untuk
menyajikan menu lokal dan ciri khasnya. Seperti sego (nasi) buwuhan yang dibungkus daun jati
sebagai pengganti plastik. ”Ya, program ini telah digalakkan,” ujar Kepala Dinas Kebudayaan dan
Pariwisata Bojonegoro, Amir Syahid, Minggu.
SUMBER

0 Response to "Pengganti Plastik, Daging Kurban Dibungkus Daun Jati"
Post a Comment